Skip to content

Saling Berbagi di Charity Day

Minggu, 9 Oktober 2016, Sekolah Non Formal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia telah melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Al-Muhajirin Depok yang merupakan salah satu program kerja SNF yaitu “Charity Day”. Charity Day adalah kegiatan sosial SNF dengan mengumpulkan barang-barang bekas yang masih layak pakai untuk dibagikan kepada anak-anak yang kurang mampu.  Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kepekaan dan menginternalisasi nilai-nilai saling berbagi satu sama lain meskipun kita memiliki keterbatasan.

Panti Asuhan Al-Muhajirin menampung sekitaran dua puluh hingga tiga puluh anak berusia balita hingga SMA. Pada kunjungan SNF yang berlangsung dari pagi hari sampai dzuhur ini tidak hanya sekedar memberikan bantuan dalam bentuk material, namun para fungsionaris SNF juga menyiapkan hiburan dan hadiah yang menarik kepada anak-anak yang hadir saat itu.

Kegiatan ini berlangsung dengan meriah, yang dibuka dengan sambutan oleh ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Muhajirin dan Kepala sekolah SNF. Kemudian, perkenalan antara anak-anak panti dengan para fungsionaris SNF dilakukan melalui games tebak nama yang dilanjutkan dengan mendengar cerita dari kakak-kakak SNF yang mengajak anak-anak panti untuk fokus pada setiap kata yang diceritakan, cerdas cermat mengenai Indonesia, bermain lempar bola untuk melatih kerja sama mereka, dan penampilan terakhir yaitu sebuah drama adaptasi cerita rakyat Maling Kundang yang dikemas berbeda oleh fungsionaris SNF yang mengundang decak tawa dari para anak-anak panti.

Kegiatan berbagi kebahagian dengan anak-anak ini mungkin hanya terlihat kecil dan sedikit, namun janganlah melihat nilai dari apa yang diberikan, tapi lihatlah keikhlasan dalam memberi. Seribu rupiah bagi kita mungkin tidak memiliki arti apa-apa, namun bagi mereka yang tidak seberuntung kita, seribu rupiah merupakan anugrah yang tiada tara, karena dengannya mereka dapat menyambung hidup sekarang ini. Rasakanlah betapa nikmatnya jika kita bisa berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Janganlah kebahagiaan itu hanya dinikmati seorang diri, hal itu hanya menyebabkan kebahagiaan kita akan cepat sirna. Berbagilah, maka hidup ini akan terasa lebih nikmat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *